Oleh: I Putu Gede Andy Pandy | Maret 13, 2009

Kendaraan Tangguh Milik Pasukan Khusus

SELAIN jip dan penggantinya, seperti antara lain Humvee (HMMWV, singkatan dari High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle), militer juga mempunyai kendaraan lain yang ketangguhannya tidak kalah.

Perkembangan pasukan khusus (special forces) di dunia dalam dua dasawarsa terakhir berjalan hampir bersamaan dengan berkembangnya kendaraan yang dirancang khusus untuk melakukan penyerbuan secara cepat dalam operasi-operasi khusus.

Nama dan jenis kendaraan itu berbeda-beda. Tiap pasukan khusus suatu negara mempunyai nama dan jenis kendaraan yang berbeda. Namun, sosoknya merupakan pengembangan dari sand buggy yang pernah populer di Pantai Barat Amerika Serikat (AS). Atau dengan kata lain, sand buggy yang dimodifikasi untuk melakukan misi pengintaian dan penyerbuan cepat (high speed reconnaissance and raiding).

Prioritas utama bagi kendaraan itu adalah ringan, agar bisa melakukan perjalanan lintas alam (cross country) dengan cepat dan gesit. Kendaraan itu juga harus mempunyai kemampuan untuk mengangkut pasukan satu regu berikut dengan perlengkapannya, baik itu senjata, peralatan komunikasinya, maupun peralatan lainnya. Yang tidak kalah pentingnya adalah kemampuan untuk membawa bahan bakar yang memadai, serta penyediaan makanan dan air untuk keperluan penyerbuan selama beberapa hari.

Dilengkapi dengan penggerak empat roda (four wheel drive) bukan hal yang terpenting. Yang lebih dipentingkan adalah bagaimana semua roda penggerak secara terus-menerus menapak di permukaan sehingga kendaraan dapat bergerak dengan gesit di semua permukaan. Itu sebabnya, suspensi independen menjadi mutlak. Dengan suspensi independen setiap roda dimungkinkan bergerak secara terpisah sehingga bisa terus-menerus menapak di permukaan.

Kendaraan itu juga menggunakan kerangka khusus yang memungkinkannya untuk berguling kembali ke posisi semula seandainya mobil itu oleh satu sebab atau sebab lain terguling (a roll-over cage frame). Selain itu, kendaraan pasukan khusus itu juga tidak boleh terlalu besar sehingga mudah dimasukkan ke dalam pesawat angkut udara, atau digantung di bawah helikopter.

Bahkan, persenjataan yang diangkut dalam kendaraan itu tidak boleh terlampau berat. Pelontar granat otomatis dengan ukuran 20 milimeter dapat menjadi salah satu pilihan, meskipun itu berarti kemampuan untuk membalas tembakan musuh menjadi terbatas. Kendaraan pasukan khusus ini juga rawan terhadap ranjau darat. Sebab, jika platformnya diperkuat agar tahan terhadap ranjau, maka kendaraan menjadi terlalu berat.

Segala pembatasan itu menjadikan kendaraan itu tidak dapat melindungi dirinya sendiri maupun penumpangnya, kecuali dengan kecepatan dan kegesitannya. Dengan demikian, kemampuan kendaraan itu bergerak cepat dan gesit adalah satu-satunya “senjata” untuk mempertahankan diri.

***

SINGAPURA mengembangkan The Flyer yang awalnya dibuat di AS, dengan lisensi juga dibuat di Australia. Kini, Singapore Technologies Kinetics tengah mengembangkan desainnya. The Flyer berpenumpang empat orang, dan menyandang mesin diesel di belakang dengan kekuatan 110 PK (paardekracht, tenaga kuda). Penyaluran tenaga menggunakan persneling otomatik yang dibagi ke keempat rodanya (all wheel drive).

Kendaraan yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Singapura itu berbobot 1,25 ton, dan dapat membawa muatan seberat 1 ton. Dan, di jalan raya kendaraan itu dapat dipacu sampai 110 kilometer per jam.

Israel menggunakan kendaraan berpenggerak enam roda (6×6) yang dinamakan Desert Raider. Pengemudi ditempatkan di tengah, dengan dua penumpang di belakang. Ruang kosong di belakang digunakan untuk menempatkan perlengkapan, atau mengangkut dua penumpang lain. Menggunakan mesin bensin Chrysler 2.4 Liter dengan kekuatan 150 PK, kendaraan itu bisa membawa muatan 1,2 ton.

Desert Raider mampu dipacu dengan kecepatan sampai 110 kilometer per jam di jalan raya, dan daya tempuhnya sampai 500 kilometer. Israel mengklaim bahwa mobil itu bisa tetap berjalan kendati hanya satu roda yang menapak di tanah.

Pasukan SAS (Special Air Service) Inggris menggunakan Pink Panthers. Land Rover menawarkan special operation vehicle (SOV) yang memanfaatkan sasis (chassis) Defender 110 yang dilengkapi dengan
a roll-over cage frame dan beberapa tempat untuk menempatkan senjata.

Awal tahun 1990-an, US Army Rangers menggunakan 90 SOV yang menyandang mesin diesel. Land Rover juga menawarkan rapid deployment vehicle (RDV) yang menggunakan sasis Defender 90, yang sasisnya lebih pendek daripada SOV.

Kemudian, RDV juga menggunakan sasis Defender 110 dan 130. Bahkan, Land Rover Defender😄 110 yang beratap terpal juga dimodifikasi menjadi kendaraan serbu pasukan khusus. Kendaraan ini dibeli Jordania dan dikembangkan menjadi AB5, kendaraan pasukan khusus Jordania. AB5 bisa mengangkut dua atau tiga orang dengan perlengkapannya, serta memiliki kontainer khusus menyimpan air dan bahan bakar.

Italia memiliki VAT (Veicolo Aris Tactico), yang sasisnya diambilkan dari truk mini Bucher Duro 4×4 buatan Swiss. VAT antara lain memiliki central tyre inflation system yang sangat membantu kendaraan itu melintasi medan berpasir karena tekanan ban bisa ditambah dan dikurangi dari dalam mobil sesuai dengan keperluan.

Kendaraan pasukan khusus yang paling luas penggunaannya adalah Chenowth, yang merupakan pengembangan dari sand buggy. Chenowth digunakan oleh pasukan-pasukan khusus AS dalam Operasi Desert Storm. Chenowth dikembangkan menjadi advanced light strike vehicle (ALSV) yang bisa memuat empat orang, dilengkapi tempat penyimpanan perlengkapan, dan tempat untuk menempatkan senjata.

Salah satu kendaraan pasukan khusus yang paling baru, yang ditawarkan Inggris adalah Alvis Shadow. Alvis Shadow menggunakan Humvee sebagai basis, meskipun ukurannya agak diperpendek dan dipersempit, mengingat Angkatan Bersenjata Inggris mempersyaratkan bahwa dua unit kendaraan itu harus dapat dimuat dalam helikopter CH-47 Chinook dan tiga unit dalam pesawat C-130 Hercules.

Shadow menghilangkan atap dan menggantikannya dengan rangka baja yang dilengkapi dengan tempat untuk senjata di bagian atas. Tempat duduk ditambah dan bagian belakang disediakan untuk membawa perlengkapan tempur.

Dan, sebagaimana layaknya kendaraan pasukan khusus pada bagian belakangnya tersedia peralatan yang bisa berfungsi sebagai meja kerja atau tandu untuk mengangkut korban.

Shadow mempertahankan mesin Humvee, yakni mesin diesel 6.5 Liter V8 turbo dan persneling otomatik dengan lima tingkat kecepatan yang bertenaga besar. Kendaraan itu bisa membawa muatan seberat 1,2 ton dan menarik wagon atau trailer seberat 1,5 ton.

Afrika Selatan memiliki Vickers OMC Wasp, Romania memiliki Hamster, Hongaria memiliki Szocske, dan Rusia memiliki Gaz-3937 yang memiliki daya jelajah yang tinggi. (JL)

diambil dari Kompas, Sabtu, 18 Mei 2002


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: